Select Page

Terkadang ada sesuatu yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, maka ungkapkanlah dengan bunga. Begitulah bunyi pepatah yang saya pernah tahu. Bunga, dari dahulu sampai sekarang telah menjadi media yang “laris” untuk mengungkapkan suatu pesan atau perasaan dari pemberi bunga kepada penerimanya. Sehingga kita tentu pasti menjumpai bunga dalam berbagai acara yang spesial seperti pernikahan, dua sejoli yang sedang mengungkapkan perasaan, bahkan upacara kematian.

Namun siapa sangka, selain bisa digunakan untuk mengungkapkan pesan dari pengirim, bunga juga memiliki dampak psikologis bagi si penerima bunga. Bahkan sudah banyak penelitian yang membahas hal ini. Lalu apa saja dampak psikologis ini bagi penerima bunga?

Meningkatkan Emosi Positif dan Menjaga Kesehatan

Karangan Bunga

Ternyata ada banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa dengan memberikan maupun menerima bunga, kita akan meningkatkan emosi positif yang kita punya. Salah satunya adalah penelitian oleh Haviland-Jones menyatakan bahwa bunga dapat mereduksi stres, karena wangi atau bau yang terkandung dalam bunga tersebut. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa perempuan yang sering diberi bunga akan terlihat lebih bahagia.

Tentunya dengan mampu meningkatkan emosi positif bahkan mereduksi stres, bunga dapat menjadi media untuk menjaga kesehatan seseorang. Karena banyak penyakit yang gejalanya bukan timbul karena keadaan fisik, namun mental. Seperti banyak pikiran, depresi, stres dan lain sebagainya. Dengan memberikan bunga kepada seseorang, kita dapat membantu menjaga kesehatan orang tersebut dari sisi psikologisnya.

Selain itu, studi psikologis menyatakan bahwa efek pemberian bunga kepada orang dengan usia lanjut akan meningkatkan memori mereka. Tentunya hal ini akan berpengaruh kepada peningkatan kesehatan mereka pula.

Sebagai Media Relaksasi : Kesembuhan Psikologis

Sering bukan kita menjumpai karangan bunga saat upacara pemakaman seseorang? Baik berupa bucket bunga, papan bunga, maupun bentuk karangan bunga yang lainnya. Ternyata hal ini tidak hanya bermakna ucapan belasungkawa saja kepada keluarga yang berkabung. Namun bisa berfungsi sebagai media relaksasi bagi keluarga tersebut. Keluarga yang bersedih, ketika melihat bunga dengan warna-warninya, pikirannya akan lebih rileks dan merasa lebih nyaman. Sehingga perasaan sedih yang berlebihan bisa tereduksi secara perlahan.

Penempatan bunga di ruang kerja ataupun rumah, bisa menjadi media relaksasi tersendiri, sehingga bisa meningkatkan pola pikir positif. Bahkan ada penelitian yang membuktikan bahwa pekerja yang meletakkan bunga di ruang kerjanya, menunjukkan performa kerja yang lebih baik daripada karyawan yang lainnya. Karena hanya dengan pikiran yang rileks, kita akan mampu berpikir lebih baik.

Selain itu, biasanya banyak orang yang ketika menjenguk orang sakit, akan membawakannya bunga. Ternyata hal ini juga berdampak bagi psikologis pasien yang dibawakan bunga. Pasien yang dibawakan bunga akan merasa lebih rileks dan mereduksi kecemasannya terhadap penyakit yang dimiliki. Sehingga kemudian terpicu pikiran-pikiran positif yang kemudian akan mendukung kesembuhannya.

Setelah mengetahui dampak psikologis bunga bagi penerima, kita perlu mengetahui dari sisi pengirim bunga. Ternyata selain digunakan untuk menyampaikan pesan, bunga juga mengandung sisi psikologis dari pengirim atau pemberi bunga tersebut.

Bentuk Kepedulian dan Kasih Sayang

Tentunya selain digunakan untuk mengucapkan pesan “selamat” saat wisuda, “turut berbela sungkawa” saat berduka cita, bunga juga menandakan bentuk kepedulian dan kasih sayang dari yang memberikannya. Orang yang menjengukmu saat sakit sambil membawakan bunga, berarti dia telah mengorbankan waktunya untuk dirimu, hal ini menandakan bahwa dia mempedulikanmu.

Tentu dari sini kita bisa ketahui kenapa orang-orang yang memberi bunga kepada seseorang, adalah orang-orang terdekatnya, atau ingin menjadi orang terdekatnya. Karena merekalah yang mempedulikan dan menyayangi orang tersebut. 

Bunga adalah media cantik yang dapat melambangkan kepedulian dan kasih sayang yang teramat dalam dari sang pemberi bunga kepada penerimanya.

 

 

Pin It on Pinterest