Select Page

Anda mungkin pernah mendengar terapi herbal daun moringa. Tahukah Anda bahwa sebenarnya moringa itu adalah daun kelor? Dan tahukah Anda bahwa daun kelor juga dapat bekerja sebagai resep herbal kanker. Mari kita lihat pemanfaatannya merujuk pada laman deherba.com.

Memiliki nama latin Moringa Oleifera, tanaman kelor sudah dikenal sejak dulu sebagai tanaman obat. Dikenal sebagai obat tradisional penyakit diabetes, kolesterol, anti bakteri, anti tifus, anti radang dan nyeri sendi. Belakangan juga diketahui baik untuk kesehatan otak. Juga dikenal baik untuk memperbaiki masalah sirkulasi darah.

Ini berkat kandungan nutrisi dan unsur fitokimia di dalam daun kelor. Komponen mineral di dalamnya sangat lengkap, dilengkapi vitamin C, A, B dan unsur protein yang tinggi. Ditemukan setidaknya 36 unsur anti inflamasi dan 46 elemen antioksidan dalam daun kelor.

Seperti sejumlah komponen fitokimia yang beragam sebagaimana berikut zeaxanthin,alkaloid, lektin, kaemferol, tokoferol, sitosterol, quercetin, sterol, saponin, isothiocyanates, tannin dan beragam fitokimia lain.

resep herbal kanker dari daun kelor

Manfaat daun kelor untuk kanker

Sebagaimana dijelaskan bagaimana kayanya kandungan nutrisi dan fitokimia dalam daun kelor. Ini menjadi alasan yang menjadikan daun kelor baik sebagai bahan baku resep herbal kanker. Komponen antioksidan dan anti inflamasi yang kuat efektif mencegah oksidasi sel, menghambat perkembangan kanker dan mengentaskan inflamasi yang lazim terjadi pada sel-sel yang terserang kanker.

Meski pemanfaatan daun kelor belum dibuktikan secara menyeluruh. Sejumlah riset telah dikembangkan untuk melihat efektivitas terapi resep herbal kanker tertentu dengan daun kelor.

Seperti yang dilaporkan dalam Public Library of Science One tahun 2015 yang membuktikan bagaimana terapi daun kelor akan membantu penyembuhan kanker payudara dan kanker kolorektal. Sedang pada laporan Lung Cancer Journal tahun 2012, resep herbal kanker ini juga efektif membantu penyembuhan kanker paru-paru.

Sampai saat ini terapi daun kelor sudah dalam proses sejumlah uji klinis untuk pengobatan kanker serviks, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker pankreas, kanker usus, kanker lambung, kanker ginjal dan lain sebagainya.

Daun kelor juga sudah terbukti bekerja sebagai anti proliferasi atau bekerja menghambat pertumbuhan masif dan duplikasi sel kanker. Sebagaimana telah diulas dalam Thai Journal of Pharmaceutical Sciences tahun 2018.

Sementara itu dalam Journal Food and Chemical Toxicology tahun 2011 dijelaskan manfaat daun kelor dalam mendorong efek apoptosis. Ini adalah bagian dari sistem imunitas tubuh yang mensupport sel untuk membunuh dirinya sendiri bila sel sudah usang atau rusak.

Daun kelor juga bekerja sebagai sitotoksin, yang akan menyerang inti sel kanker dan merusaknya. Menjadikan sel kanker melemah. Selubung protein yang biasa menjadi perisai pelindung sel kanker gagal dibentuk sempurna. Hingga sel mudah diserang dan dimatikan secara alami.

Tidak hanya itu, daun kelor juga bisa Anda konsumsi sembari Anda menjalankan terapi medis seperti kemoterapi dan radiasi. Karena menurut Integrative Cancer Therapies tahun 2019 daun kelor akan membantu meningkatkan efektivitas terapi dan sekaligus meningkatkan kondisi tubuh selama masa terapi berlangsung.

Pembuatan resep herbal kanker dari daun kelor

Di dunia internasional teh yang terbuat dari daun moringa kering atau bubuk ekstrak moringa sudah mudah ditemukan dipasaran. teh moringa ini dapat Anda manfaatkan untuk terapi kanker dengan cara yang praktis dan mudah.

Tetapi, beberapa pakar herbal menyarankan untuk memadukan daun kelor bersama rimpang jahe. Anda hanya perlu merebusnya dalam air pada suhu sedang hingga air tersisa separuh. Saring dan minum dengan dicampur madu atau gula batu.

Madu dan jahe dipahami secara empiris baik untuk memberi efek nyaman, enak dan membantu meningkatkan penyerapan daun kelor. Konsumsi resep herbal kanker daun kelor ini secara rutin untuk mendapatkan manfaat daun kelor dengan maksimal.

Pin It on Pinterest