Select Page

Nama-nama oline shop yang bagus untuk pemula menurut saya setidaknya mengaitkan jenis industri atau produk dengan toko. Misalnya “Bengkel Mas Agus” jauh lebih baik dari pada “Planet Roda” atau tiruan dari “Planet Ban”. Nah, mengapa sih hal ini penting?

Banyak orang terkadang bingung dengan produk atau layanan yang ditawarkan hanya karena nama. Contoh nama yang bagus adalah Disqus, ini adalah aplikasi dan taukah anda jenis aplikasi apa ini, ya tentu saja kita mudah untuk menebaknya, ini adalah aplikasi untuk diskusi. Sekalipun anda baru mendengarnya, anda akan tahu apa fungsinya.

Bagaimana dengan Qubicle? Ya ini adalah nama yang buruk dan perlu pemasaran yang ekstra untuk memasarkannya, kenyataanya Qubicle gagal menginformasikan produk ini.

Contoh terakhir adalah mindtalk. Ini adalah nama jejaring sosial yang sangat mudah dimengerti hanya dengan namanya saja.

Dari contoh contoh yang saya berikan diatas, saya harap anda dapat memahaminya bahwa salah satu tujuan dibuat nama adalah agar dapat dikenali oleh pengguna.

Lalu bagaimana produk dengan nama yang sangat aneh seperti “Apple”, “Yahoo”, “Facebook”, “Duckduckgo”, “Alibaba” “Dribbble” dan lainnya.

Memilih nama tersebut mempunyai konsekuensi yaitu pemasaran yang cukup besar agar orang tahu apa maksud dari nama tersebut.

Jadi sebagai pemula, anda bisa menggunakan nama yang cukup sederhana dengan menyematkan kategori produk seperti saat Apple merilis produk pertamanya yang bernama “Apple Computer”, pada awal pengembangannya orang tidak akan tahu “Apple” itu apa jika tidak disematkan “Computer” sebagai industri yang sedang dijalankannya.

Demikian juga dengan toko online anda, sebaiknya pada awal pengembangan sematkan kategori produk atau jenis industri kedalamnya.

Misalnya Gatot Barbershop, Soraya Kafe, Ipul Service Laptop dan lain sebagainya. Memang terlihat tidak begitu anda harapkan nama tersebut, namun itu membuat calon pembeli tahu apa industri atau produk yang anda sedang coba tawarkan.

Katakan jika anda membuat nama merek yang bernama “Hanapu” lalu anda memasang spanduk yang besar di tengah jalan dengan tulisan “Hanapu memberikan diskon 90% hanya 2 minggu saja.” orang tidak tahu apa itu Hanapu dan kemungkinan tidak peduli dengan iklan anda.

lalu bandingkan dengan Shopee dengan iklan yang sama, siapa yang akan sukses lebih besar?

Pin It on Pinterest