Select Page

Dunia kreatif memang sedang merajai perindustrian yang disebut industri 4.0. Maka, tidak heran jika tidak sedikit calon mahasiswa memilih jurusan karena mengikuti tren. Namun, berada di prodi desain interior juga bukan hal yang mudah, lho. Setidaknya, kamu harus punya dasar kemampuan ini dulu sebelum masuk ke jurusan ini, ya.

Percaya diri

Pasti bertanya, apa, sih, hubungan desain interior dengan kepercayaan diri? Tentu saja ada, bahkan sebenarnya semua jurusan juga perlu kepercayaan diri. Sedangkan di jurusan ini, kamu perlu percaya diri agar bisa berkembang. Kamu perlu percaya diri dengan kemampuan mendesainmu atau ide-idemu. Kalau tidak percaya diri setelah masuk sini, maka kamu akan tenggelam begitu saja.

Kreatif

Namanya juga merancang, itu artinya kamu harus punya ide-ide baru untuk setiap desain interior yang dibuat. Nah, inilah untungnya jika kamu sudah memiliki kepercayaan diri berada di jurusan desain interior. Dengan begitu, kamu berarti juga percaya bahwa bisa menumbuhkan kreativitasmu. Bagi kamu yang belum punya bakat kreatif, bisa dipelajari mulai sekarang, lho. Bisa dengan mulai dari keluar dari zona nyaman dan melakukan hal baru.

Komunikatif

Bagi seorang desain interior, gambar sudah menjelaskan segalanya, tapi bagi orang biasa itu hanyalah sebuah gambar. Maka dari itu, seorang desain interior juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan begitu, kamu bisa menjelaskan serta menjabarkan maksud dari desain yang dibuat. Selain itu, idemu juga bisa disampaikan dengan baik.

Tekad untuk belajar dan berkembang

Seperti yang dikatakan sebelumnya, jurusan desain interior ini butuh kreativitas. Untuk mengembangkan hal itu, tentu perlu terus belajar dan berlatih. Kalau tidak punya tekad atau passion untuk hal tersebut, maka akan sulit untuk kamu berkembang. Maka dari itu, sebaiknya tidak hanya belajar di kelas, tapi juga di platform lainnya.

Problem solving

Jurusan desain interior bukan hanya sekadar tata-menata ruangan, tapi lebih dari itu. Dalam desain interior juga harus memperhatikan fungsinya, estetika, kenyamanan, serta keamanannya. Maka dari itu, seorang desain interior dituntut dapat menganalisis elemen-elemen tersebut. Selain itu, kamu juga sebaiknya memiliki solusi bila keselaraan tersebut tidak tercapai.

Keterampilan teknis

Berbeda dengan sebelumnya, kemampuan ini lebih ke arah pengetahuan yang dimiliki. Setidaknya, inilah kemampuan dasar yang diperlukan seorang desain interior. Keterampilan teknis ini bisa diklasifikasi menjadi beberapa pengetahuan. Pengetahuan tersebut terdiri dari pengetahuan seni dan pengetahuan desain. Selain itu, ada pengetahuan program komputer untuk desain interior. Ada banyak pengetahuan juga di goKampus.com tentang desain interior, lho.

Kemampuan manajemen

Untuk kemampuan yang satu ini memang tidak perlu ada saat menjadi mahasiswa desain interior. Meski begitu, kamu juga perlu mengasah kemampuan ini. Itu karena saat mendapatkan proyek, setidaknya perlu ada realisasinya, ‘kan? Nah, di sini kamu harus bisa juga merencanakan budget yang harus dikeluarkannya, ya. Hal ini bisa dipelajari secara perlahan saat jadi mahasiswa, kok.

Itulah kemampuan yang setidaknya perlu dimiliki oleh mahasiswa jurusan deasain interior. Jika belum mempunyai hal tersebut maka ada baiknya, asah terus kemampuan-kemampuan itu. Itu karena kemampuan tersebut masih bisa dipelajari, kok. Jangan takut jika gagal atau tidak kunjung bisa karena semua butuh proses. Yang terpenting adalah tekad tidak menyerah.

Pin It on Pinterest