Select Page

Ada banyak jenis kayu keras yang dapat digunakan untuk bahan baku mebel Jepara. Namun, kayu jati masih menjadi primadona karena kualitasnya yang lebih unggul dibandingkan jenis kayu lain. Harga mebel jati sendiri tergolong mahal dibandingkan dengan mebel kayu mahoni, ulin, atau yang lainnya. Kualitas kayu jati terbagi menjadi tiga grade yaitu A, B, dan C dengan masing-masing memiliki harga yang berbeda.

Kualitas Mebel Jepara Berdasarkan Grade Kayu Jati

1.    Mebel jati grade C

Kualitas kayu jati yang paling rendah adalah grade C. Harganya paling murah dan dapat dikenali dengan warnanya yang putih kekuningan. Kayu yang diambil dari bagian paling luar ini tidak sekuat jantung atau heart wood. Namun dengan perawatan yang tepat tentu furnitur jati grade C dapat lebih awet untuk interior di rumah Anda.

Walaupun kualitasnya paling rendah, kayu jati grade C memiliki keunggulan yaitu harganya yang lebih terjangkau. Selain itu, hampir 40% batang kayu jati termasuk kualitas C sehingga lebih mudah untuk dibuat furnitur dalam jumlah banyak. Furnitur atau mebel Jepara yang dibuat dari jati grade C memiliki serat kayu tidak terlalu padat dan tidak beraturan.

2.    Mebel jati grade B

Batang kayu jati untuk furnitur umumnya akan dibagi menjadi tiga bagian. Salah satunya disebut jati grade B yaitu bagian luar dari heart wood. Warna kayunya lebih gelap dibanding grade C, begitu juga dengan seratnya yang lebih padat. Kualitasnya lebih unggul dari jati grade C sehingga tidak heran jika harganya pun lebih mahal.

Kualitas B ini juga kuat dan awet karena masih memiliki pelumas atau minyak alami pada kayunya. Minyak ini merupakan senyawa kimia yang menjadi pelindung kayu dari serangan jamur, rayap, dan hewan pengerat lainnya. Furnitur dari kayu jati grade B ini pun dapat bertahan hingga bertahun-tahun tanpa mengalami keropos.

3.    Mebel jati grade A

Grade A merupakan kualitas kayu jati terbaik yang didapat dari bagian tengah batang. Bagian yang biasa disebut heartwood ini memiliki tekstur dan serat yang lebih padat. Ciri khas dari mebel Jepara yang dibuat dari kayu jati kualitas A adalah warna cokelat alaminya yang lebih gelap dibanding yang lain.

Mebel atau furnitur yang dibuat dari jati grade A akan lebih kuat, tidak mudah bengkok, dan tidak menyusut. Jati yang diambil dari bagian heartwood ini juga memiliki minyak alami yang berfungsi sebagai anti rayap dan jamur. Kayu jati grade A memang dikenal paling kuat dan awet untuk dijadikan furnitur sehingga harganya menjadi paling mahal.

Demikian beberapa pilihan kualitas kayu jati untuk furnitur yang perlu diketahui. Anda tentu dapat memilih kualitas bahan mebel Jepara yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.

 

Pin It on Pinterest