Select Page

Dua rukun paling utama bagi seorang Muslim dan muslimah adalah rukun iman dan rukun islam. Sebagian mungkin hafal dengan isi dari rukun iman dan rukun islam tersebut, namun bagaimana dengan maknanya?

Berikut adalah makna rukun iman dan rukun islam:

 

Makna rukun iman

HR. Muslim nomor 8 menyebutkan bahwa rukun iman terdiri dari: 1) iman kepada Allah; 2) iman kepada Malaikat-Nya; 3) iman kepada kitab-kitab Allah; 4) iman kepada rasul-rasul-Nya, 5) iman kepada hari kiamat; dan 6) iman kepada qada dan qadr (takdir Allah).

Rukun iman ini lahir dari rasa percaya yang mana merupakan perkara batiniyyah. Ketika seorang Muslim mempercayai keenam rukun iman tersebut, maka akan tumbuh rasa taat kepada Allah. Mengingkari salah satu saja rukun iman dianggap telah mendustakan apa yang dikabarkan oleh Rasulullah.

Mengimani malaikat artinya percaya bahwa malaikat itu ada, memiliki jasad, dan merupakan makhluk paling taat yang Allah ciptakan. Allah mengirim Nabi dan Rasul di dunia ini dan menjadikan mereka sebagai panutan yang harus diteladani oleh seluruh umat manusia, dan juga kitab-kitab yang mereka ajarkan.

Selanjutnya manusia juga harus percaya dengan adanya hari kiamat, yang mana manusia suatu saat akan dibangkitkan kembali setelah kematian dan ditimbang amal perbuatannya. Hari kiamat adalah langkah yang harus dilewati oleh manusia kelak yang akan menentukan apakah di surga atau neraka tempatnya.

Selanjutnya adalah takdir Allah. Manusia sering mengatakan bahwa takdir hidupnya buruk, padahal, semua takdir yang Allah berikan kepada manusia adalah yang terbaik baginya. Adapun jika ada suatu hal buruk menimpa manusia, maka ada hikmah di baliknya, seperti supaya manusia hanya bersandar kepada Allah dan bertaubat akan dosa-dosanya. Tidak boleh seorang hamba menyalahkan atau berkeluh kesah atas takdir yang telah ditetapkan kepadanya. 

 

Makna rukun islam

Rukun islam yang terdapat pada hadist Umar bin Khattab di antaranya adalah: 1) bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mengakui Rasulullah adalah utusan Allah (bersyahadat); 2) mendirikan shalat; 3) mengeluarkan zakat; 4) melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan; dan 5) mengerjakan ibadah haji jika mampu.

Jika perkara rukun iman diamalkan dalam batin seseorang, maka rukun islam adalah apa yang dilakukan dengan tubuh manusia (perkara lahiriyyah).

Seorang Muslim akan bersaksi bahwa tidak ada sesembahan selain Allah SWT. Ini merupakan hal paling dasar dalam rukun Islam dan perlu diucapkan dengan lisan. Selanjutnya, terdapat perintah shalat bagi manusia dan wajib melaksanakannya secara rutin.

Seorang Muslim wajib berzakat untuk mensucikan dirinya, yaitu ada zakat fitrah yang wajib dilakukan setiap tahunnya. Puasa yang dimaksud dalam rukun islam ini adalah puasa Ramadhan yang wajib dilakukan oleh umat Muslim. Sementara jika keempat rukun islam yang lainnya adalah bernilai wajib, maka haji adalah perkara yang dianjurkan, atau dilakukan ketika seorang hamba mampu melaksanakannya.Seperti kita ketahui bahwa haji membutuhkan materi baik itu berupa harta dan kesehatan badan untuk dapat melaksanakannya.

Referensi Sumber : https://cendekiaprivat.com

Pin It on Pinterest