Select Page

Babi merupakan salah satu hewan yang sering dikonsumsi oleh orang barat. Hal tersebut menjadikan banyak orang yang beternak babi dan memberikan keuntungan yang besar. Meskipun jarang masyarakat orang yang mengkonsumsi, tapi masih banyak juga orang yang beternak babi di Indonesia, karena mereka memiliki konsumen tetap.

Babi merupakan hewan omnivora, yang artinya mengkonsumsi berbagai makanan. Hewan ini termasuk dalam golongan salah satu mamalia yang pintar, maka dari itu hewan ini lebih mudah untuk dipelihara. Dikutip dari tipsbudidaya.com, jika ingin memelihara hewan yang satu ini membutuhkan beberapa hal yang harus dilakukan agar menghasilkan babi yang berkualitas. Simaklah beberapa cara beternak babi.

1. Lahan

Cara beternak babi bukan seperti beternak ayam. Dari segi ukuran, babi lebih besar dari ayam, maka dari itu jika ingin beternak babi harus memberikan lahan yang ukurannya cukup. 

Saat kalian ingin beternak hewan pastinya harus mempersiapkan lahannya terlebih dahulu bukan? Untuk lokasi kandangnya terserah pada kalian, namun kebanyakan orang yang beternak babi memilih tempatnya berada di belakang rumah.

Pemilihan lahan ternak babi di belakang rumah karena untuk menjauhkan dari jangkauan penduduk, agar tidak mengganggu penduduk setempat akan bau dan berisik dari babinya. 

2. Membuat kandang

Jika kalian sudah memilih lahannya, maka yang selanjutnya adalah membuat kandang. Buatlah kandang yang layak dan baik bagi babinya. Berikan alas atau atap supaya menghindari babi dari sinar matahari dan hujan. 

Membuat kandang yang baik itu seperti agar menghindari dari lingkungan yang bisa membuat rugi sendiri, untuk mempertahankan kehangatan agar bayi merasa nyaman, mempermudah dalam memberikan makanan, dan mempermudah kalian mengawasi perkembangan dari babi ternak kalian.

3. Memilih bibit yang berkualitas

Jika kalian ingin memiliki ternak babi yang berkualitas, pastinya kalian harus memilih bibit yang berkualitas. Namun seringkali orang yang memulai ternak babi bingung dalam pemilihan bibit babi mana yang berkualitas.

Jika kalian ingin memiliki bibit babi yang berkualitas pastikan kalian mengetahui ciri-ciri bibit babi yang berkualitas seperti Kulitnya yang bewarna segar, gerakan babi yang aktif atau tidak malas, memiliki nafsu makan yang normal, tidak kurus, dan tidak cacat

4. Pemberian pakan

Cara beternak babi selanjutnya adalah pemberian pakan. Dalam pemberian pakan babi harus yang cukup dan tidak berlebihan. Pakan babi yang baik berupa jagung, sorgum, gandum, kacang kedelai, kacang hijau, umbi-umbian, tepung ikan dan lainnya. 

5. Membuat saluran kotoran

Saat kalian membuat kandang, pastikan anda harus membuat saluran untuk pembuangan kotoran dari babinya. Untuk lokasi pembuangan kotoran harus masih berada di kawasan kalian, jangan berada di kawasan milik orang lain, karena agar menghindari terjadinya permasalahan.

Hal ini membuat kalian lebih mudah dalam membersihkan kandang babi dan babinya.

6. Pemberian tempat minum

Selanjutnya adalah pemberian tempat minum. Saat kalian sedang membuat kandangnya, kalian harus membuat tempat minum untuk babi kalian. Tempat minum tersebut bisa berupa kolam kecil atau juga bisa menggunakan ember. 

Para peternak babi pada umumnya menggunakan kolam kecil untuk tempat minum babi. Disarankan untuk menggunakan ember karena agar memudahkan kalian dalam membersihkannya. Tempat minum tersebut harus selalu diganti supaya babi ternak kalian tidak menelan air yang kotor

7. Vaksinasi

Langkah terakhirnya adalah vaksinasi. Fungsi dari vaksinasi sendiri ini agar babi ternak kalian sehat dan terhindar dari penyakit. Langkah ini merupakan salah satu hal yang penting saat kalian memulai beternak babi. Pemberian vaksin pada babi minimal satu kali dalam sebulan.

Pin It on Pinterest